GOOD JOB
Seorang anak lelaki meraih gagang
telepon umum dan memasukkan uang logam. Dia segera menekan beberapa angka dan
siap untuk bercakap di telepon umum. “Halo, ini siapa ya?”, tanya suara dari
telepon itu. “Apakah Anda membutuhkan tukang
kebun harian?”, jawab anak lelaki.
“Tidak terimakasih”, suara dari
seberang telepon. “Saya mau dibayar hanya setengahnya Bu, saya butuh
pekerjaan”, anak lelaki itu mulai memelas. “Tidak, kebun saya sudah
dibersihkan, sebaiknya kau cari rumah lain”.
“Ibu boleh membayar seikhlasnya
dan bukan hanya kebun yang saya bersihkan bahkan jalan depan rumah ibu juga
akan saya bersihkan”, anak kecil itu berkata penuh harap.
“Maaf ya saya tidak perlu tukang
kebun lagi, kebun saya sudah bersih”, telepon itu diputus dengan. Anak lelaki
meletakkan gagang telepon. Ternyata peristiwa itu diketahui seorang Bapak yang
tanpa sengaja melintas di depan telepon umum. Mungkin karena kasihan bapak itu
mendekati anak lelaki.
“Nak, kau boleh bekerja di
rumahku, aku akan membayarmu”, bujuk bapak itu kepada anak lelaki.
“Tidak Pak, terimakasih”.
“Bukankah kamu membutuhkan
pekerjaan?”, tanya bapak itu lagi.
“Sebenarnya saya ingin tahu hasil
pekerjaan saya dirumah Ibu yang saya telepon tadi, kalau Ibu itu masih
membutuhkan tukang kebun lagi berarti pekerjaan saya tidak bagus sehingga kebun
harus dibersihkan kembali”, anak lelaki itu berlalu sambil tersenyum kepada
Bapak yang sedang berdiri dengan terheran-heran.
# Tanyakan pada diri kita seberapa bagus dan ikhlas pekerjaan kita dalam setiap urusan sehingga membuat orang lain puas dan merasa nyaman ^_^

