PUJIAN
Saat memasuki dunia perkuliahan, hal-hal baru pun muncul
bahkan bisa sangat rumit daripada masa SMA. Ada dua sahabat sebut saja A dan B,
mereka sangat akrab, kepribadiannya pun
baik, senang menyapa, murah senyum dan sering membantu. Namun ada teman yang
kurang sopan di kelas sebut saja X, kepribadiannya kurang baik, tak pernah
menyapa, cuek bahkan mempunyai prinsip “Hidup loe hidup loe hidup gue hidup gue
jangan ikut campur”.
Suatu hari A bercakap-cakap dengan B. “Bagaimana ya cara
merubah sikap X, dia kurang sopan ke dosen apalagi teman-teman”, kata A. “Aku
akan mencoba menasehatinya”, jawab B
Beberapa hari berlalu ketika A bertemu dengan X, X menyapanya
dengan penuh kehangatan, senyumnya tulus tanpa dibuat-buat bahkan tingkahnya
dikelas sangat baik. A segera menemui B, dia tidak sabar mendengarkan nasehat
apa yang diberikan sehingga X berubah.
“Nasehat apa yang kau berikan sehingga X bisa berubah?”, tanya
A penasaran. “Benarkah kau ingin tahu?”, B balik bertanya. “ Iya”.
“Aku hanya mengatakan ‘Saat ini ada banyak orang yang
mengagumi dan memujimu, terutama A dia mengatakan bahwa kamu sangat lemah
lembut, tahu mengontrol emosi dan disukai banyak orang”
A hanya tertegun mendengar perkataan B, dia sangat hebat dalam
memuji.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar