A. Latar
Belakang munculnya takfir
1. Fenomena
tersebarnya kekufuran, kemaksiatan serta kemurtadan di tengah masyarakat islam
2. Tingkat
toleransi dari sebagian ulama yang terlalu berlebihan
3. Umumnya
yang suka mengkafirkan orang lain itu adlah anak muda, punya niat ikhlas,
semangat membara dll
4. Namun
energy yang tinggi itu tidak diimbangi dengan kemampuan syar’iyah yang
mendasar.
B. Bahaya
menuduh kafir pada seorang muslim
1. Bagi
istri dilarang berdiam dengan suaminya yang kafir
2. Bagi
anak2 dilarang berdiam dibawak kekuasaannya
3. Dia
kehilangan haknya dari kewajiban masyarakat dan orang lain yang harusnya
diminta
4. Dia
harus dihadapkan di muka hakim agar dijatuhkan hukuman baginya karena telah
murtad
5. Jika
dia meninggal tidak perlu diurusi
6. Jika
dia meninggal dalam keadaan kufur maka akan mendapat laknat Allah
C. Yang
Berhak dikafirkan
1. Mengingkari
salah satu rukun iman dan rukun islam
2. Mengikuti
akidah yang tidak sesuai syariah
3. Meyakini
turunnya wahyu sesudah turunnya Al-Qur’an
4. Mengingkari
kebenaran Al-Qur’an
5. Menafsirkan
Al-Qur’an yang tidak sesuai dengan kaidah tafsir
6. Mengikuti
hadist Nabi dari sumber ajaran Islam
7. Menghina,
melecehkan Nabi dan rasul
8. Mengingkari
Nabi Muhammad sebagai Nabi terakhir
9. Mengubah,
menambah dan mengurangi ibadah
10. Mengkafirkan
sesame muslim
D. Syarat
ke-islaman : ikrar 2 kalimat syahadat
Syarat utama masuk islam adalah
mengucap 2 kalimat syahadat. Barangsiapa menguicapkan dua klimat syahadat maka
dia akan melakukan kewajiban2 dalam agama islam yaitu al-iman dan al-islam.
E. Dosa
besar tidak merusak keimanan
Bila seorang berbuat dosa maka
dicatat amala buruknya itu dan bila dia bertobat maka tergantung Allah apakah
akan diterima tobatnya atau tidak. Tapi yang jelas dia tidak menjadi kafir
lantaran dosa yang sering dilakukannnya.
F. Kafir
yang bukan kafir
Jika seorang tidak mengerti bahwa
suatu bentuk kekafiran maka ia tidak berhak divonis sebagai kafir.
G. Refleksi
terhadap fenomena takfir
Ternyata munculnya fitnah kekafiran
bukan hanya terjadi pada jaman dahulu namun sampai sekarang pun peristiwa
tersebut masih ada. Bukan hanya pada kalangan aktivis atau anak muda namun juga
di daerah2 desa dan terpencil.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar