Pemikiran seorang
pemuda yang kritis bagaikan ujung tombak yang siap menghujam ke segala arah.
Seorang pemuda mampu melahirkan ide-ide dengan sekali renungan dan perwujudannya
pun akan mudah karena belum terbebani banyak tanggungan layaknya orang tua dan
idenya lebih cemerlang dan terasah dibandingkan anak kecil. Sedangkan masa
keemasan itu pada waktu dia menjadi seorang pemuda dan dia akan menjadi emas
apabila mengamalkan kekritisannya untuk merubah dunia.
Seorang pemuda apabila
dihubungkan dengan kebangkitan bangsa maka saling bergantungan karena penggerak
kebangkitan Indonesia sendiri adalah pemuda. Pemudalah yang menopang cita-cita
Indonesia dan menggali semangat kebangkitan sejak dahulu. Seperti kata Bung
Karno “ Berikan aku 10 pemuda maka akan ku goncang dunia”. Dari perkataan itu
sudah dipahami satu pemuda saja bisa menghantarkan bangsa Indonesia maju ke
depan dan bersaing dikancah dunia.
Banyak pemuda yang
ingin membangkitkan dunia salah satunya adalah para saintis muda yang dengan
tekun dan keuletannya mampu memberikan sokongan untuk kebangkitanm Indonesia di
masa depan. Saintis muda yang pikirannya jernih selalu melahirkan kreasi-kreasi
terbaru mereka untuk dibuktikan kepada dunia bahwa mereka juga bisa dan bangsa
mereka akan bangga dengan keberadaan mereka. Banyak dari mereka menciptkan alat
yang baru yang sebelumnya belum digunakan, mereka merubah sesuatu yang
sederhana menjadi luar biasa, hanya dengna menggunakan peralatan yang sangat
sederhana yaitu otak dan kegeniusan mereka. Dan tanpa mereka sadari kegeniusan
mereka akan merubah dunia. Dari yang berjaman batu hingga berjaman serba
elektro itulah asal muasal penemuan para saintis muda.
Namun tidak semua pemuda
bisa menaklukan dunia, mereka perlu kerja keras dan pikiran yang kritis juga
harus aktif disegala bidang ilmu untuk mencari ulasan-ulasan bidang yang mereka
kuasai. Hanya sedikit pemuda yang mau melakukan itu semua, misalnya saja pemuda
sekarang yang lebih mementingkan hal-hal yang tidak penting dan untuk
kesenangannya atau keppentingan dirinya sendiri dibandingkan untuk kepentingan
semua orang. Mereka menganggap pendidikan hanya untuk cari kerja dan untuk
kehidupan dirinya sendiri, semua itu salah besar mereka belajar, mendapat ilmu
dan yang terpenting bermanfaat untuk orang lain. Pemuda sekarang lebih kritis
pada film yang sedang unggul daripada update kasus yang ada di negaranya. Dari
mana bangsa Indonesia bisa maju di masa depan jika pemudanya saja tak mau maju
dan hanya diam di tempat.
Maka dari itu seorang
pemuda harus dibekali bukan hanya dengan IQ namun juga SQ dan EQ. Banyak
diantara saintis muda yang salah arah mereka memang bisa dibilang pandai,
genius namun mereka hanya menerapkan IQ yang menurut mereka adalah segalanya
dari pikiran dan ide seorang pemuda. Namun sebenarnya saintis muda yang unggul
dan berkualitas adalah saintis muda yang mempunyai IQ, SQ dan EQ yang secara
seimbang mereka kembangkan sehingga tidak salah arah. Diantara mereka yang hanya
menggunakan IQ kadang memikirkan bahwa ilmu didapat dari hasil kerja kerasnya
sendiri dan mereka tidak mau mencampuradukkan urusannya dengan Sang Pencipta mereka yang padahal sangat
berperan dalam segala hal yang mereka lakukan.
Saintis muda tak lepas
dari pandangan keilmiahannya yang terkadang sering menyebabkan berbeda dengan
pemuda pada umumya, ada sebagian dari mereka yang kurang kritis dalam
menanggapi permasalahan yang ada pada bangsa Indonesia sendiri karena ide-ide
yang mereka punya bukan ide untuk bernegara atau berpolitik namun ide untuk
menciptakan keilmiahan yang memang tak kalah pentingnya. Misalnya saja banyak
para saintis yang menciptakan robot untuk kepentingan manusia, dengan robot
pekerjaan yang biasa dilakukan manusia berkurang. Namun apabila dilihat dari
segi kemanusiannya dengan adanyua robot maka manusia serasa tidak diperlukan di
dunia ini dan hanya mengandalakan barang yang tak bernyawa yang tidak punya perasaan
untuk bekerja. Oleh karena itu diperlukan pemuda yang bukan hanya berwawasan
luas dan genius namun memiliki karakter yang bagus yang dapat
dipertanggungjawabkan kepada bangsa Indonesia.
Intinya pemuda adalah
tonggak sejarah sampai kapan pun dan
tidak akan pernah lepas gelar pemuda itu untuk putra putri bangsa yang siap
mengabdi untuk bangsa Indonesia. Karena masa mudah adalah mahkota dan pemuda
adalah permata yang secara lengkap akan menyusun kebangkitan yang selalu
didambakan oleh bangsa Indonesia.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar