Engkau akan melihat orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan, betapa cahaya mereka bersinar di depan dan di samping kanan mereka. dan dikatakan kepada mereka " Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya". Demikian itulah kemenangan yang agung. (Al-Hadid : 12)

Jumat, 18 Januari 2013

Pemuda Pilihan



Pemikiran seorang pemuda yang kritis bagaikan ujung tombak yang siap menghujam ke segala arah. Seorang pemuda mampu melahirkan ide-ide dengan sekali renungan dan perwujudannya pun akan mudah karena belum terbebani banyak tanggungan layaknya orang tua dan idenya lebih cemerlang dan terasah dibandingkan anak kecil. Sedangkan masa keemasan itu pada waktu dia menjadi seorang pemuda dan dia akan menjadi emas apabila mengamalkan kekritisannya untuk merubah dunia.
Seorang pemuda apabila dihubungkan dengan kebangkitan bangsa maka saling bergantungan karena penggerak kebangkitan Indonesia sendiri adalah pemuda. Pemudalah yang menopang cita-cita Indonesia dan menggali semangat kebangkitan sejak dahulu. Seperti kata Bung Karno “ Berikan aku 10 pemuda maka akan ku goncang dunia”. Dari perkataan itu sudah dipahami satu pemuda saja bisa menghantarkan bangsa Indonesia maju ke depan dan bersaing dikancah dunia.
Banyak pemuda yang ingin membangkitkan dunia salah satunya adalah para saintis muda yang dengan tekun dan keuletannya mampu memberikan sokongan untuk kebangkitanm Indonesia di masa depan. Saintis muda yang pikirannya jernih selalu melahirkan kreasi-kreasi terbaru mereka untuk dibuktikan kepada dunia bahwa mereka juga bisa dan bangsa mereka akan bangga dengan keberadaan mereka. Banyak dari mereka menciptkan alat yang baru yang sebelumnya belum digunakan, mereka merubah sesuatu yang sederhana menjadi luar biasa, hanya dengna menggunakan peralatan yang sangat sederhana yaitu otak dan kegeniusan mereka. Dan tanpa mereka sadari kegeniusan mereka akan merubah dunia. Dari yang berjaman batu hingga berjaman serba elektro itulah asal muasal penemuan para saintis muda.
Namun tidak semua pemuda bisa menaklukan dunia, mereka perlu kerja keras dan pikiran yang kritis juga harus aktif disegala bidang ilmu untuk mencari ulasan-ulasan bidang yang mereka kuasai. Hanya sedikit pemuda yang mau melakukan itu semua, misalnya saja pemuda sekarang yang lebih mementingkan hal-hal yang tidak penting dan untuk kesenangannya atau keppentingan dirinya sendiri dibandingkan untuk kepentingan semua orang. Mereka menganggap pendidikan hanya untuk cari kerja dan untuk kehidupan dirinya sendiri, semua itu salah besar mereka belajar, mendapat ilmu dan yang terpenting bermanfaat untuk orang lain. Pemuda sekarang lebih kritis pada film yang sedang unggul daripada update kasus yang ada di negaranya. Dari mana bangsa Indonesia bisa maju di masa depan jika pemudanya saja tak mau maju dan hanya diam di tempat. 


Maka dari itu seorang pemuda harus dibekali bukan hanya dengan IQ namun juga SQ dan EQ. Banyak diantara saintis muda yang salah arah mereka memang bisa dibilang pandai, genius namun mereka hanya menerapkan IQ yang menurut mereka adalah segalanya dari pikiran dan ide seorang pemuda. Namun sebenarnya saintis muda yang unggul dan berkualitas adalah saintis muda yang mempunyai IQ, SQ dan EQ yang secara seimbang mereka kembangkan sehingga tidak salah arah. Diantara mereka yang hanya menggunakan IQ kadang memikirkan bahwa ilmu didapat dari hasil kerja kerasnya sendiri dan mereka tidak mau mencampuradukkan urusannya dengan  Sang Pencipta mereka yang padahal sangat berperan dalam segala hal yang mereka lakukan.
Saintis muda tak lepas dari pandangan keilmiahannya yang terkadang sering menyebabkan berbeda dengan pemuda pada umumya, ada sebagian dari mereka yang kurang kritis dalam menanggapi permasalahan yang ada pada bangsa Indonesia sendiri karena ide-ide yang mereka punya bukan ide untuk bernegara atau berpolitik namun ide untuk menciptakan keilmiahan yang memang tak kalah pentingnya. Misalnya saja banyak para saintis yang menciptakan robot untuk kepentingan manusia, dengan robot pekerjaan yang biasa dilakukan manusia berkurang. Namun apabila dilihat dari segi kemanusiannya dengan adanyua robot maka manusia serasa tidak diperlukan di dunia ini dan hanya mengandalakan barang yang tak bernyawa yang tidak punya perasaan untuk bekerja. Oleh karena itu diperlukan pemuda yang bukan hanya berwawasan luas dan genius namun memiliki karakter yang bagus yang dapat dipertanggungjawabkan kepada bangsa Indonesia.
Intinya pemuda adalah tonggak sejarah sampai kapan pun  dan tidak akan pernah lepas gelar pemuda itu untuk putra putri bangsa yang siap mengabdi untuk bangsa Indonesia. Karena masa mudah adalah mahkota dan pemuda adalah permata yang secara lengkap akan menyusun kebangkitan yang selalu didambakan oleh bangsa Indonesia.

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar