Engkau akan melihat orang-orang yang beriman laki-laki dan perempuan, betapa cahaya mereka bersinar di depan dan di samping kanan mereka. dan dikatakan kepada mereka " Pada hari ini ada berita gembira untukmu, (yaitu) surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya". Demikian itulah kemenangan yang agung. (Al-Hadid : 12)

Sabtu, 19 Januari 2013

Kepribadian Nyata




Tuhan menciptakan manusia secara unik. Tidak ada ciptaan-Nya yang sama persis meskipun anak kembar sekaligus. Setiap orang pasti mempunyai keunikan dan ciri khas sendiri-sendiri. Setiap orang memiliki bakat dan potensi sendiri juga kepribadian yang berbeda-beda.
Setiap diri mempunyai kesempatan mengembangkan potensi. Pun mengembangkan dan membentuk kepribadian diri. Semua itu merupakan penggambaran mengenai pembentukan kerakter pada diri seseorang yang akan dipengaruhi dalam berbagai macam keadaan, maka pengaruh itulah yang dapat membentuk kepribadian diri seseorang.
Sikap manusia ada sejak dirinya lahir, namun itu dapat dirubah tatkala ia berada dalam lingkungan entah baik maupun buruk. Tergantung bagaimana caranya mendapatkan dan dimana ia mendapatkannya. Lingkungan sangat mempengaruhi sikap seseorang juga kepribadian diri seseorang dibandingkan dengan faktor keluarga. Sehingga perlu diperhatikan pembentukan karakter dari masa kanak-kanak dan harus selalu diawasi dan dijaga supaya lingkungan yang ditempati seorang anak akan mengantarkan anak menjadi kepribadian yang baik.
Kepribadian merupakan sikap yang benar-benar murni dari diri kita bukan ikut-ikut orang lain apalagi dipaksa orang lain. Jika memang demikian mengapa kita tidak mengoptimalkan kepribadian kita untuk menunjukkan sisi keunggulan dan potensi diri kita. Sebenarnya kesuksesan seseorang dinilai bukan karena apa yang bisa dilakukan untuk orang lain namun dengan seberapa hebatnya kita memuaskan potensi kita sendiri.
Setiap orang pasti memiliki kelemahan dan kelebihan karena manusia dilahirkan dengan membawa kedua sifat tersebut. Namun setiap orang selalu dibekali potensi yang luar biasa. Ada yang memiliki kecerdasan intelegensi (IQ) yang kemudia memperdalamnya dengan ilmu pengetahuan. Ada pula yang memiliki bakat bisnis. Ada yang memilki bakat menggunakan tenaga fisik, ada yang bakat dalam seni (EQ) dan yang lain. Sehingga tidak bisa dikatakan seseorang pandai EQ namun IQ tertinggal atau sebaliknya, semua sudah ada yang mengatur. Dimana letak kelebihan seseorang, mungkin akan memiliki potensi dan kepribadian lebih di IQ atau mungkin di EQ. Namun kemampuan IQ dan EQ tanpa diimbangi SQ tidak akan jadi kepribadiann diri yang baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar