pantun
Satu dua dia
menghitung
Tak terasa tiada
tersisa
Ikan-ikan mulai
bertarung
Menambah elok laut tiap
masa
Berlayar ke arah
kutai
Mulai belok ke
selat malaka
Rerimbunan nyiur di
pantai
Bukan barisan pohon
belaka
Anak bungsu anak
sulung
Semua anak-anak
bisa cerdas
Gelombang mulai
bergulung-gulung
Memecah batu karang
nan cadas
Jika nyawa sudah di
ujung maut
Seakan-akan mati
besuk lusa
Warna-warni
keindahan biota laut
Karya Pencipta Yang
Maha Kuasa
Anak kecil
berbicara dan menyela
Ada beberapa yang
penakut
Mata terpana seakan
menyala
Terperangkap dengan
keindahan laut
Tidak ada komentar:
Posting Komentar